Kerajinan Sangkar Burung

By on January 24, 2013

Foto-0060Sebagian wilayah desa Keniten adalah areal persawahan dan perkebunan warga yang memiliki keberagaman jenis tanaman.salah satu jenis tanaman yang dibudidayakan oleh masyarakat desa Keniten adalah pohon bambu.di beberapa sudut kebun desa ini terdapat banyak rumpun pohon bambu yang tumbuh dengan subur dan terlihat rimbun.bambu telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat desa Keniten,karena manfaatnya yang banyak dan mudah untuk mendapatkannya.bambu dapat diolah menjadi beberapa bentuk barang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga.seperti kursi,tangga,tempat jemuran,rak piring,kandang ayam,sangkar burung  dan yang lainnya.bambu juga digunakan oleh warga untuk membangun rumah,diantaranya untuk membuat dinding bambu,tiang ,dan juga usuk atap rumah.dan di tangan salah satu warga desa Keniten yaitu Bapak Hadi Suwito yang beralamat di RT 04 RW 04 Desa Keniten Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas,bambu telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-harinya selama bertahun-tahun.di tangan terampil Bapak Hadi Suwito,potongan-potongan bambu diolah menjadi sangkar burung hingga mempunyai nilai ekonomi yang lebih.tangan terampilnya terlihat begitu cekatan ketika memotong dan meraut bambu untuk dibuat menjadi sangkar.entah sudah berapa ribu sangkar burung yang telah dihasilkan oleh tangan terampil Bapak Hadi Suwito selama bartahun-tahun menggeluti usaha ini.hingga namanya pun selalu menjadi bahan perbincangan diantara para penggemar burung.”kualitas kandangnya yang bagus mas,dijamin awet sampai tahunan”,ungkap Bapak Rasto salah satu pemilik toko pakan dan sangkar burung di desa Keniten yang juga ikut menjual hasil kerajinan sangkar burung milik Bapak Hadi Suwito.kerajinan sangkar burung yang dihasilkan oleh Bapak Hadi Suwito memang memiliki kualitas yang lebih jika dibandingkan dengan sangkar burung yang dijual di pasaran.karena Bapak Hadi Suwito sangat memperhatikan detail pembuatan sangkar,mulai dari pemilihan bahan yang harus benar-benar baik,tehnik pengolahan bahan dan perangkaian yang rinci,hingga proses akhir pengecatan yang juga sangat diperhatikan.sangkar burung yang dibuat disini dijual dengan harga yang relatif terjangkau mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.usaha yang telah digeluti oleh Bapak Hadi Suwito selama bertahun-tahun ini juga telah memberi inspirasi bagi beberapa warga dan pemuda untuk mengikuti jejak beliau.bahan yang mudah untuk didapatkan,alat-alat yang cukup sederhana,dan mangsa pasar yang masih sangat menjanjikan membuat usaha kerajinan sangkar burung ini masih sangat prospektif untuk dikembangkan.

About keniten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>